Solusi Windows 10 Error “Stop Code: Critical Process Died”

Berbagai perangkat PC mulai dari laptop hingga komputer saat ini tidak bisa terlepas dari yang namanya Windows. Sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi raksasa dunia yaitu Microsoft. Dikembangkan mulai tahun 1990-an, operating sistem dengan logo jendela ini terus mengalami penyempurnaan hingga yang paling terbaru yakni Windows 10. Meski dianggap canggih, namun pada Windows 10 terdapat error yang sering terjadi yaitu Blue Screen “Stop Code: Critical Process Died”.

Masalah pada sistem operasi memanglah sebuah hal yang wajar karena setiap pemrograman pasti ada ketidaksempurnaan. Begitu juga dengan Windows 10 yang error, adalah hal yang sangat memungkinkan. Kebanyakan kasus masalah pada Windows akan ditandai dengan munculnya blue screen alias layar laptop atau komputer yang tiba-tiba berwarna biru. Masalah pada sebuah operating system seperti ini biasanya terjadi akibat adanya program yang bertabrakan atau sistem yang mengalami kesalahan.

Solusi Windows 10 Error "Stop Code: Critical Process Died"

Dari sekian banyak masalah yang ada pada sistem operasi, nampaknya Windows 10 yang error serta diikuti dengan blue screen (layar monitor tiba-tiba biru) yang menampilkan notifikasi tertentu, menjadi sebuah masalah yang cukup berat. Dalam beberapa kasus, masalah ini juga diikuti dengan laptop atau komputer yang melakukan restart dengan sendirinya. Hal ini juga bisa jadi pertanda adanya kerusakan pada hardware.

Cara Mengatasi Blue Screen Error Pada Windows 10 “Stop Code: Critical Process Died”

Para pengguna yang mengalami Windows 10 error dengan diikuti notifikasi “Stop Code: Critical Process Died” memang bisa membuat kaget. Pasalnya, kejadian ini datang secara tiba-tiba dan berlangsung cepat. Beberapa pekerjaan dalam PC biasanya tidak akan sempat tersimpan karena sistem benar-benar berhenti. Biasanya akan ditandai dengan munculnya blue screen disertai dengan notifikasi bertuliskan seperti berikut ini.

Your PC ran into a problem and needs to restart. We’re just collecting some error info, and then we’ll restart for you. If you call a support person. Give them this info. Stop code: CRITICAL_PROCESS_DIED

Kondisi seperti ini memang sangat mengganggu aktivitas dan membuat pekerjaan jadi tidak bisa terselesaikan tepat waktu. Ketika kamu mengalami masalah seperti ini sebaiknya jangan panik terlebih dahulu. Sebaiknya simak dan lakukan beberapa langkah untuk mengatasi masalah Windows 10 Error dengan notifikasi “Stop Code: Critical Process Died” seperti yang dijelaskan berikut ini.

Gunakan Safe Mode Windows 10

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi Windows 10 error dengan notifikasi “Stop Code: Critical Process Died” yang diikuti dengan blue screen adalah dengan masuk melalui safe mode yang tersedia pada sistem operasi. Buat yang belum paham, safe mode itu adalah suatu mode pada sistem yang meminimalisir fungsi dan mengisolasi masalah untuk memberikan kesempatan pengguna mencari solusinya.

Langkah-langkah untuk masuk ke safe mode yang bisa kamu lakukan untuk mentasi Windows 10 eror adalah seperti berikut ini. Silahkan diikuti dan dilakukan sesuai dengan instruksi untuk meminimalisir resiko kegagalan.

  1. Pertama, silahkan lakukan Restart pada laptop atau komputer kamu. Lalu diikuti dengan menekan tombol Shift pada keybord.
  2. Kedua, disini kamu akan dihadapkan dengan jendela dialog “Chose an Option“. Lalu pilih saja sub-menu “Troubleshoot“.
  3. Ketiga, silahkan klik pada pilihan Startup Setting.
  4. Keempat, klik menu Restart. Maka laptop atau komputermu akan memulai ulang.
  5. Kelima, disini bagian terpentingnya karena kamu harus bisa masuk ke menu “Safe mode with command prompt“. Caranya adalah dengan menekan tombol angka 6 pada keyboard.
  6. Keenam, seharusnya disini kamu sudah masuk ke Command Prompt dengan tampilah hitam. Nah, silahkan masukkan perintah “sfc/scannow“, lalu tekan tombol Enter.
  7. Ketujuh, tunggu prosesnya selesai hingga laptop atau komputer kamu melakukan Restart, maka windows 10 yang error bisa teratasi.

Matikan atau Unistall Software Antivirus Yang Terpasang

Salah satu hal yang dapat membuat Windows 10 error hingga muncul blue screen yang diikuti dengan notifikasi “Stop Code: Critical Process Died” adalah adanya security software yakni antivirus yang mengalami Bug sehingga berbenturan dengan operating system. Biasanya sebuah sistem dari Windows akan terhadang oleh sistem dari antivirus yang sedang berjalan.

Oleh karena itu, agar Windows 10 tidak error lagi, maka lakukan langkah disable atau mematikan security sistem yang berupa antivirus atau firewall sementara waktu. Jika sulit untuk dinonaktifkan, maka kamu bisa melakukan langkah selanjutnya yaitu dengan mencopot pemasangan atau uninstall antivirus tersebut dari laptop atau komputer kamu. Terkadang, antivirus yang tidak kompatibel dapat menyebabkan masalah pada Windows hingga mengalami blue screen.

Baca Juga:

Melakukan Update Terhadap Driver Software

Terakhir, silahkan kamu update seluruh driver software yang sudah usah agar Windows 10 yang error dapat kembali bekerja normal. Karena kebanyakan masalah blue screen yang disertai dengan notifikasi “Stop Code: Critical Process Died” penyebabnya ada pada software termasuk dari berbagai macam driver hardware yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat keras. Biasanya, driver yang sudah usang menjadi tidak kompatibel sehingga dapat menimbulkan masalah baru pada sistem.

Maka dari itu, kamu harus rajin cek driver update supaya Windows 10 tidak error. Kamu dapat melakukannya melalui Device Manager. Cara membukanya cukup mudah, klik Start kemudian ketikkan kata kunci “device manager” tanpa tanda kutip, lalu klik jika sudah muncul. Disitu kamu akan menemukan banyak sekali daftar hardware. Silahkan cek update satu persatu dengan cara klik tanda panah kesamping lalu klik kanan pada salah satu sub-menu, kemudian pilih Update Driver.

Penutup

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi Windows 10 error dengan ditandai blue screen yang disertai dengan notifikasi “Stop Code: Critical Process Died”. Masalah seperti ini memang cukup susah diselesaikan sendiri terlebih jika kamu masih tergolong awan serta belum mengenal seluk-beluk sistem operasi. Maka dari itu, jika cara-cara diatas tidak memberimu solusi, penulis menyarankan untuk membawa ke tukang servis terdekat guna menghindari kerusakan yang lebih parah lagi.

Berbagi ke teman:

Berikan Tanggapan