12 Tips Membeli Laptop Gaming Bekas Yang Masih Bagus

Membeli laptop gaming bekas pakai atau second hand adalah salah satu cara untuk mendapatkan laptop dengan harga lebih rendah namun masih layak pakai. Saat ini laptop tidak hanya dipergunakan untuk bekerja namun juga bisa sebagai sarana hiburan salah satunya adalah bermain game. Game untuk PC yang berkualitas tinggi kebanyakan membutuhkan spesifikasi laptop termasuk RAM, graphic card serta harddisk yang tinggi.

Untuk mendapatkan laptop gaming baru dengan spesifikasi tinggi, kamu perlu merogoh saku agak dalam lantaran harganya yang diatas rata-rata laptop kantoran biasa. Hal ini memang wajar mengingat perangkat yang dipakai juga tidak sembarangan. Misalnya saja pada graphic card, biasanya laptop gaming menggunakan kartu grafis minimal 4 Giga byte. Sedangkan pada RAM, membutuhkan spesifikasi setidaknya 16 Giga byte. Untuk menyiasatinya, kamu bisa membeli laptop gaming bekas yang masih bagus.

12 Tips Membeli Laptop Gaming Bekas Yang Masih Bagus

Semakin baik spesifikasi sebuah laptop gaming, maka akan semakin lancar dalam bermain game. Biasanya jika kemampuan laptop sudah mumpuni, akan ada banyak referensi game yang bisa dimainkan. Namun sebaliknya, jika kamu salah dalam membeli laptop gaming bekas sehingga spesifikasinya kurang mumpuni, maka akan ada banyak game HD (High Definition) yang harus terlewatkan. Jika dipaksapun akan membuat tidak nyaman karena game akan sulit berjalan karena banyaknya lagi yang terjadi.

12 Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Dalam Membeli Laptop Gaming Bekas

Membeli laptop gaming bekas bisa jadi salah satu cara untuk menyiasati harga laptop baru yang mencapai belasan bahkan hingga puluhan juta. Meski bekas pakai, bukan berarti laptop tersebut tidak layak untuk digunakan. Asalkan kamu mampu memilah dan menyeleksi, maka kamu bisa mendapatkan laptop yang masih bagus dan berkualitas dengan harga miring. Bagaimana caranya? Simak 8 hal yang perlu kamu perhatikan saat membeli laptop gaming second hand berikut ini.

Perhatikan Masa Pemakaiannya

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan ketika membeli laptop gaming bekas adalah memperhatikan masa pemakaiannya. Maksudnya, kamu harus tahu sudah berapa lama laptop tersebut dipakai oleh orang tangan pertama. Sebuah laptop gaming akan memiliki performa yang masih baik jika usia pakainya tidak lebih dari 3 tahun.

Maka dari itu ketika membeli laptop gaming, sebaiknya kamu cari yang masa pemakaian sejak pertama dibeli hingga dijual lagi masih berada di kisaran 2 hingga 3 tahunan. Namun jika kamu ngotot membeli laptop gaming bekas yang usianya lebih dari 3 tahun, jangan menyesal ketika kamu mulai menggunakannya. Biasanya performanya sudah menurun entah itu dari hardware, baterai, keyboard ataupun layarnya.

Cari Laptop Yang Spesifikasi Tinggi

Dalam membeli laptop gaming bekas, kamu juga harus mengedepankan spesifikasi. Sebuah laptop gaming identik dengan spesifikasi RAM dan graphic card yang tinggi serta kapasitas harddisk untuk menyimpan direktori yang besar. Standarnya, laptop gaming memerlukan RAM 16-32 Giga, sedangkan pada graphic card paling tidak 8 Giga. Untuk kapasitas harddisk-nya semakin besar akan semakin baik, jika ada cari yang kapasitasnya 1 Terra. Dengan spesifikasi yang seperti itu, maka kamu dapat memainkan berbagai macam game dengan baik dan lancar tanpa macet dan tanpa kendala.

Pastikan Bukan Laptop Upgrade

Hal ketiga yang sangat penting diperhatikan adalah kondisi laptop tersebut masih asli atau sudah upgrade. Membeli laptop gaming bekas dengan hardware yang sudah di upgrade akan membuat kinerjanya tidak sebaik spesifikasinya. Hal ini disebabkan lantaran ada beberapa hardware yang tidak seimbang entah itu dari main board, RAM atau graphic card itu sendiri karena dari awal tidak di setting untuk itu.

Sebaiknya kamu membeli laptop gaming bekas yang spesifikasi bawaan pabrik memang dikhususkan untuk bermain game. Cara melakukan cek laptop upgrade cukup mudah. Cobalah untuk mencocokkan spesifikasinya yang ada saat ini dengan spesifikasi aslinya yang bisa kamu lihat di internet dengan mencarinya sesuai merk, tipe ataupun kode laptop itu sendiri. Jika spesifikasi aslinya berbeda dengan saat ini, bisa dipastikan itu laptop upgrade.

Cek Kondisi Fisik Laptop

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah melakukan cek pada kondisi fisik yang meliputi casing, layar dan juga keyboard. Pastikan semua bagian ini tidak mengalami cacat seperti retak ataupun bekas goresan. Membeli laptop gaming bekas memang harus sedetail ini karena kecacatan pada fisik laptop dapat menjadi pertanda yang mengarah pada kecelakaan seperti pernah terjatuh atau tertimpa beda berat. Pada dasarnya, laptop yang dipakai secara wajar akan minim mengalami kecacatan fisik.

Tidak Ada Bad Sector Pada Harddisk

Salah satu penyebab kenapa kinerja laptop menjadi sangat lambat adalah adanya bad sector pada harddisk. Buat kamu yang belum tahu, bad sector merupakan kondisi dimana fisik cakram atau cakram flopi pada harddisk mengalami kerusakan dibagian tertentu sehingga tidak dapat dipakai lagi. Dengan kondisi harddisk yang mengalami bad sector, maka kinerja baca/tulis akan melemah dan terkadang file yang tersimpan bisa hilang dengan sendirinya. ini adalah salah satu hal yang harus kamu perhatikan ketika membeli laptop gaming bekas.

Untuk melakukan cek bad sector pada harddisk ketika mau membeli laptop gaming bekas, kamu bisa menggunakan CMD (Command Prompt) dengan memasukkan perintah “chkdsk” tanpa tanda kutip. Tunggu beberapa saat, akan muncul jumlah berapa Kilo byte sektor yang rusak. Jika jumlahnya 0 Kilo byte bisa dipastikan tidak ada bad sector disitu. Selain menggunakan Command Prompt, kamu juga bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Harddisk Sentinel dan HD Tunel yang bisa kamu unduh di internet.

Kinerja Baterai Yang Masih Baik

Sebuah laptop dikatakan memiliki mobilitas tinggi karena dapat dibawa kemana-mana dan bisa menyediakan tenaganya sendiri melalui baterai. Nah ketika membeli laptop gaming bekas, pastikan kinerja baterainya masih baik. Meskipun masih bisa dipakai sambil di cas, namun kinerja baterai yang baik akan membuatmu lebih mudah menggunakan laptop ketika bepergian atau ketika mati listrik. Kamu bisa cek seberapa cepat baterai habis ketika laptop dinyalakan dalam waktu 1 jam dengan membuka game atau aplikasi berat.

Charger Yang Masih Berfungsi dan Ori

Selain memeriksa kinerja baterai, kamu juga wajib memeriksa charger ketika akan membeli laptop gaming bekas. Pastikan charger masih berfungsi dengan baik. Kamu bisa cek dengan mencolokkannya ke arus listrik. Tidak hanya fungsinya yang masih normal, kamu juga harus bisa memastikan bahwa charger tersebut asli atau original bawaan dari pabrik. Charger original akan membuat komponen laptop mulai dari main board, harddisk, RAM, monitor dan sebagainya lebih aman ketika di cas.

Keyboard dan Touchpad Masih Normal

Perangkat pendukung lain pada laptop yang tidak kalah penting untuk kamu periksa adalah keyboard dan touchpad. Kedua hardware ini juga jadi bagian yang menentukan sebuah laptop masih bagus atau tidak. Sebelum memutuskan untuk membeli laptop gaming bekas, pastikan keyboard-nya masih lengkap semua dan bekerja secara normal. Selain itu, pastikan pula touchpad-nya masih nyaman dipakai entah itu dari segi sensitivitas dan juga ketukkannya.

Tidak Ada Malware Didalamnya

Syarat lain supaya saat membeli laptop gaming bekas mendapatkan yang berkualitas baik, maka kamu juga harus memastikan tidak ada malware atau virus didalamnya. Malware biasanya akan bersifat merusak dan membuat kinerja laptop semakin menurun. Terkadang malware yang dibiarkan terlalu lama dapat merusak hardware juga. Maka dari itu, pastikan laptop gaming yang akan kamu beli sudah dilengkapi antivirus terbaru oleh pemilik sebelumnya dan juga tidak menunjukkan tanda-tanda adanya malware ketika di scan.

Speaker Masih Terdengar Nyaring

Kembali lagi ke hardware, kini saatnya kamu mulai melakukan pemeriksaan pada speaker sebelum memutuskan membeli laptop gaming bekas. Speaker adalah komponen penting pada laptop supaya tidak “bisu”. Berbagai macam file audio dapat keluar dari laptop dengan bantuan output yang satu ini. Biasanya, sebuah laptop dibekali dengan dua buah speaker pada sisi kiri dan kanan yang menandakan stereo.

Baca Juga:

Cek kedua kondisi speaker sebelum dengan memutar sebuah lagu rock atau pop. Pastikan semuanya masih mengeluarkan suara dan tidak ada salah satu yang mati. Setelah itu coba naikkan dan turunkan volume untuk mengecek respon speaker. Untuk enak atau tidaknya suara speaker laptop itu relatif, yang penting pastikan saja seluruh speaker-nya masih berfungsi normal.

Semua Port Harus Masih Berfungsi

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa dalam sebuah laptop memiliki berbagai macam port (lubang-lubang yang ada disekeliling laptop) dengan fungsinya masing-masing. Biasanya port tersebut terdiri dari HDMI, LAN, beberapa port USB, dan jack audio. Saat akan membeli membeli laptop gaming bekas periksa satu persatu dan pastikan pula semuanya masih berfungsi sebagai mana mestinya. Namun yang paling utama adalah port USB dan jack audio dimana keduanya lebih sering digunakan dan dibutuhkan.

Pastikan Harganya Sesuai Dan Tidak Mencurigakan

Hal yang perlu perhatikan terakhir dalam membeli laptop gaming bekas yang masih bagus adalah harganya. Cobalah untuk memperkirakan bahwa harga yang dipatok oleh penjualnya sesuai dengan kondisi dan spesifikasi laptop itu sendiri. Mahal atau murah itu relatif. Tergantung dari kemampuan dan juga kebutuhanmu. Yang penting ada kesepakatan antara penjual dan pembeli

Disisi lain kamu juga harus curigai ketika membeli laptop gaming bekas, namun harga yang dipatok terlalu murah. Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Pertama, mungkin laptop tersebut adalah hasil curian atau penggelapan. Kedua, ada yang tidak beres pada komponen laptop itu sendiri. Lalu yang ketiga si pemilik memang benar-benar butuh uang. Jika harga yang tidak wajar mengarah pada kemungkinan pertama dan kedua, sebaiknya batalkan.

Penutup

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika akan membeli laptop gaming bekas yang masih bagus. Berhati-hati dan selektif sebelum membeli barang second hand akan membuat kita jadi lebih untung. Apalagi barang yang akan dibeli adalah laptop gaming yang notabene bisa dipermainkan dan dimanfaatkan oleh penjual untuk mendapatkan keuntungan lebih. Jadi tetap waspadalah ketika membeli barang bekas pakai. Tidak hanya laptop, namun apapun itu. Semoga bermanfaat.

Berbagi ke teman:

Berikan Tanggapan