Ini 7 Penyebab Mainboard Laptop Rusak (Plus Cara Mencegah)

Mainboard atau bisa juga disebut motherboard menjadi komponen utama paling penting didalam sebuah laptop. Ibarat seorang manusia, mainboard adalah tubuh dimana anggota tubuh lain menempel seperti tangan, kaki, otak, mulut, telinga dan lain-lain agar bisa bekerja secara terintegrasi. Seperti itulah gambaran pentingnya keberadaan mainboard pada sebuah laptop. Lalu apa jadinya jika sebuah mainboard laptop rusak? Pasti kamu sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi.

Jika mainboard laptop rusak pasti seluruh komponen yang terintegrasi didalamnya termasuk RAM, Harddisk, processor hingga monitor tidak akan bisa bekerja satupun. Akibatnya, laptop tidak akan bisa hidup dan digunakan untuk mengerjakan sesuatu. Mainboard yang bermasalah juga dapat membawa dampak buruk terhadap komponen lain tersebut karena menjadi sebuah satu kesatuan. Dalam beberapa kasus, mainboard laptop yang sudah rusak akan sulit untuk diperbaiki sehingga salah satu solusinya adalah mengganti dengan yang baru.

Ini 7 Penyebab Mainboard Laptop Rusak (Plus Cara Mencegah)

Masalah mainboard laptop rusak adalah sebuah momok yang menakutkan. Bukan hanya karena dapat membahayakan hardware lain, namun juga biaya untuk memperbaikinya sangat mahal. Untuk biaya mengganti sebuah mainboard laptop saja bisa mencapai 1 juta hingga 2 jutaan rupiah. Ya, harganya hampir separuh harga laptop baru. Oleh karena itu, banyak pengguna yang lebih memiliki membeli laptop baru ketimbang mengganti maindboard yang sudah rusak.

Lalu Apa Saja Penyebab Mainboard Laptop Rusak?

Berbicara mengenai mainboard laptop rusak, pasti akan ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Seperti halnya masalah lain pada hardware, terkadang kita tidak sadar bahwa hal-hal yang dilakukan ketika beraktivitas menggunakan laptop dapat membahayakan seluruh komponen didalamnya termasuk mainboard. Dampaknya biasanya akan terasa setelah beberapa saat kemudian. Lalu apa saja penyebab kerusakan mainboard pada laptop? Simak penjelasannya berikut ini.

Arus Listrik Yang Tidak Stabil

Penyebab mainboard laptop rusak yang pertama adalah adanya supplay arus listrik yang masuk tidak stabil. Biasanya ini terjadi ketika tegangan listrik sedang naik turun. Dampak dari arus listrik yang tidak stabil ini akan terasa secara akumulasi setelah beberapa kali. Karena tegangan listrik kadang tinggi dan kadang rendah, maka mainboard akan bekerja lebih ekstra keras. Arus listrik yang tidak stabil bisa ditandai dengan lampu di rumah yang tiba-tiba redup dan terang lagi.

Terjadi Konsleting Didalam Mainboard

Konsleting pada mainboard adalah hal yang mungkin terjadi. Malahan kondisi ini kadang tidak pernah kita duga. Dalam keadaan yang parah, konsleting pada mainboard bisa menyebabkan percikan api hingga membakar laptop. Konsleting didalam mainboard terjadi karena hubungan pendek arus komponen didalamnya, atau juga bisa terjadi akibat kelembaban yang disebabkan oleh air yang masuk kedalam. Namun konsleting menjadi penyebab mainboard laptop rusak yang jarang terjadi.

Sering Memakai Laptop Tanpa Baterai

Salah satu kebiasaan unik pengguna laptop adalah memakainya tanpa baterai. Seperti yang kita tahu bahwa tanpa adanya baterai pun laptop dapat menyala asalkan ada aliran listrik dari charger. Biasanya pengguna melakukan hal ini dengan alasan agar baterai awet. Namun cara ini justru memicu masalah baru. Jika tiba-tiba arus listrik berhenti karena mati listrik atau charger terlepas, maka laptop akan mati tiba-tiba. Hal ini bisa jadi penyebab mainboard laptop rusak karena arus listrik mati saat sedang bekerja.

Memakai Charger Yang Tidak Original

Buat kamu yang saat ini memakai charger KW atau charger yang tidak original, bersiap-siaplah karena bahaya sedang menantimu. Charger yang tidak original dapat menjadi penyebab mainboard laptop rusak karena arus yang dihasilkan tidak stabil. Hal ini disebabkan karena komponen yang berfungsi untuk menyetabilkan arus listrik dihilangkan agar menghemat biaya produksi. Karena arus listrik yang mengalir tidak stabil, maka mainboard akan bekerja keras untuk menyesuaikan diri. Akibatnya lama-kelamaan akan bermasalah.

Rusaknya Komponen Sirkuit Mainboard

Sama halnya seperti komponen listrik lain, mainboard merupakan sebuah papan sirkuit yang terdiri dari berbagai macam komponen seperti IC, resistor, kapasitor dan lain-lain. Jika salah satu komponen yang menyusun tersebut rusak, maka dapat menjadi penyebab mainboard laptop rusak hingga tidak bisa hidup dan bekerja secara normal. Komponen yang paling sering rusak adalah IC yang menjadi kontroler untuk menjalankan fungsi mainboard itu sendiri.

Laptop Yang Mengalami Overheat

Overheat atau suhu panas yang berlebihan pada laptop selalu menimbulkan masalah dalam komponen apapun tidak terkecuali mainboard. Overheat biasanya terjadi karena penggunaan yang berlebihan atau menjalankan suatu software diluar batas kemampuan dari spesifikasi laptop itu sendiri. Akibatnya, laptop harus bekerja lebih keras untuk menjalankan semua hardware. Setelah beberapa lama, kondisi ini bisa jadi penyebab mainboard laptop rusak secara permanen.

Usia Maindboard Yang Sudah Tua

Penyebab mainboard laptop rusak yang terakhir adalah usia. Bagaimanapun juga, mainboard adalah sebuah alat elektronik yang punya masa ketahanan dalam jangka waktu tertentu. Usia laptop yang sudah biasanya akan rentan terhadap kerusakan mainboard. Sebuah laptop bisa dikategorikan dalam usia yang tua jika sudah digunakan dalam kurun waktu lebih dari 5 tahun. Karena termakan usia, jadi wajar jika mainboard mengalami kerusakan. Tak hanya mainbaord, hardware lain juga akan rusak jika sudah tua.

Baca Juga:

Cara-Cara Mencegah dan Menghindarkan Mainboard Dari Kerusakan

Sebuah kerusakan pada perangkat laptop sebenarnya dapat dihindari dengan menjauhi hal-hal yang dapat menimbulkan masalah itu sebndiri. Begitu juga dengan mainboard pada laptop yang dapat kamu hindarkan dari kerusakan. Dengan mencegah kerusakan maka usia mainboard akan menjadi lebih panjang serta masa penggunaan menjadi lebih lama. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah keruksakan pada mainboard laptop adalah seperti berikut ini.

  1. Jangan menggunakan laptop ketika arus listrik sedang tidak stabil. Biasanya ditandai dengan lapmpu rumah yang terang-redup.
  2. Taruh laptop ditempat yang kering serta terjaga kelembabannya. Hindarkan juga menaruh laptop didekat cairan.
  3. Selalu gunakan charger original. Jika rusak, jangan pernah membeli charger laptop yang KW atau tiruan karena tidak standar.
  4. Gunakan laptop dalam batas yang wajar. Jika pemakaian lebih dari 5 jam, matikan dulu laptop minimal selama 1 jam penuh.
  5. Lakukan pembersihan pada mainboard dari debu dan kotoran secara berkala. Bisa juga kamu bawa ke tukang servis untuk maintenance.
Penutup

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab mainboard laptop rusak lengkap dengan cara mencegahnya juga. Buat kamu yang sudah mengalami kejadian ini, jadikanlah sebagai pelajaran serta jauhi berbagai hal yang kemungkinan bisa jadi penyebab kerusakan mainboard. Buat kamu yang beluk mengalami, jadikanlah penjelasan diatas sebagai acuan untuk berhati-hati dalam menggunakan laptop karena jika sampai mainboard rusak, maka kamu akan mengalami banyak kerugian.

Berbagi ke teman:

Berikan Tanggapan