Penyebab dan Cara Mengatasi HP Xiaomi Sering Mati Sendiri

Apakah kamu salah satu konsumen Xiaomi? Lalu apakah saat ini kamu sedang mengalami masalah HP Xiaomi sering mati sendiri? Nampaknya kamu bukanlah satu-satunya orang yang mengalaminya. Tidak hanya Xiaomi, terkadang sebuah ponsel Android merk apapun bisa tiba-tiba mati padahal baterai penuh. Namun jika saat ini kamu menemui masalah tersebut, maka wajib untuk mencari tahu penyebab serta cara mengatasinya juga. Karena pada dasarnya smartphone yang sering tiba-tiba mati sedang dalam kondisi tidak wajar.

Masalah HP Xiaomi sering mati sendiri memang menyebalkan dan sangat mengganggu. Apalagi buat kamu yang bekerja dengan ponsel sebagai alat bantu. Bisa-bisa pekerjaan menjadi berantakan dan tidak sesuai harapan. Ponsel Android Xiaomi yang tiba-tiba mati memang disebabkan oleh banyak faktor yang perlu kamu cari tahu. Bisa saja itu menjadi pertanda akan adanya kerusakan permanen namun juga bisa disebabkan oleh hal lain yang bersifat sementara. Yang pasti, jangan biarkan masalah ini berlarut-larut.

Penyebab HP Android Xiaomi Tiba-tiba Mati Sendiri Padahal Baterai Penuh

Setiap permasalahan pada ponsel pasti disebabkan oleh suatu faktor. Antara satu masalah dan lainnya memiliki penyebab yang berbeda. Begitu juga dengan HP Xiaomi sering mati sendiri yang mungkin sedang kamu alami saat ini. Jangan panik terlebih dahulu karena beluk tentu itu menjadi sebuah kerusakan. Buat kamu para pecinta Xiaomi, berikut ini kita rangkum beberapa penyebab ponsel tiba-tiba mati sendiri meski baterai penuh.

1. HP Xiaomi Overheat (Suhu Panas)

Penyebab pertama kenapa HP Xiaomi sering mati sendiri adalah masalah overheat. Kemungkinan besar ponsel yang mati tersebut akibat suhu panas berlebihan ketika sedang dipakai yang terdeteksi oleh sistem sehingga membuat ponsel mati. Hal ini bertujuan agar suhu HP menjadi lebih cepat dingin apabila dimatikan. Dengan asumsi bahwa hardware yang bekerja keras hingga panas akan beristirahat sehingga ponsel memiliki kesempatan untuk mendinginkan dirinya sendiri.

2. Memori Internal Yang Habis

Penyebab HP Xiaomi sering mati sendiri selanjutnya adalah memori internal yang habis. Info buat kamu, bahwa memori internal ponsel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan file dan data aplikasi saja, namun juga untuk menyimpan file sistem Android. Semakin banyak file yang tersimpan maka akan semakin penuh. Artinya semakin berat juga untuk diakses. Akibatnya ponsel tiba-tiba mati sendiri. Agar performa terjaga, disarankan menyisakan memori internal minimal 1 GB.

3. Kapasitas RAM Yang Tidak Cukup

Kapasitas RAM juga sangat berpengaruh dalam menyebabkan ponsel Android tiba-tiba mati sendiri. Semakin banyak aplikasi berjalan maka akan semakin habis memori RAM. Terlebih setiap aplikasi memakai RAM dengan jumlah yang berbeda. Jadi ketika memori RAM terbatas dan kamu menjalankan aplikasi yang memakan kapasitas besar maka menyebabkan HP Xiaomi sering mati sendiri. Sebaiknya langsung matikan aplikasi bila sudah tidak dipakai dan kurangi aplikasi latar belakang.

4. Kesalahan Flashing & Root

Buat kamu yang sering melakukan kebiasaan buruk yakni mengoprek ponsel alias memodifikasinya seperti mengubah ROM dan melakukan root, maka kemungkinan besar kebiasaanmu tersebut bisa membuat HP Xiaomi tiba-tiba mati. Kesalahan dalam menginstall ROM atau melakukan root bisa membuat fungsi sistem crash. Akibatnya ponsel menjadi tidak bisa bekerja secara normal meskipun bisa hidup dan menyala seperti pada umumnya.

5. Adanya Virus atau Malware

Selama ini banyak pengguna samrtphone Android yang beranggapan bahwa tidak ada virus yang mampu menginfeksi. Padahal virus itu sendiri adalah malware yang bentuknya beragam. Yang jelas, malware tersebut bisa saja masuk ke ponsel dalam bentuk aplikasi yang tidak pernah kamu sadari. Apabila sudah terkena malware, maka akan membuat HP Xiaomi sering mati sendiri. Jadi berhati-hatilah dalam memasang aplikasi terlebih yang memiliki fungsi aneh-aneh.

6. Kegagalan Dalam Update Sistem

Penyebab HP Xiaomi sering mati sendiri yang terakhir adalah karena gagal dalam update sistem. Beberapa ponsel Xiaomi memang sering menyediakan update untuk memperbarui sistem dan keamanan. Nah disini banyak pengguna yang belum tahu secara betul bagaimana proses update itu sendiri. Karena prosesnya yang agak lama, banyak pengguna yang tidak sabaran hingga tidak mau mengikuti urutan proses pembaruan tersebut hingga terjadi crash pada sistem.

Cara Mengatasi HP Xiaomi Sering Mati Sendiri

Berbicara mengenai penyebab masalah ponsel tiba-tiba mati sendiri, tidak lengkap rasanya apabila kita melewatkan cara untuk mengatasinya. Melihat berbagai macam penyebab diatas, mungkin kamu sedikit mendapatkan pencerahan terhadap akar permasalahan yang dialami. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi HP Xiaomi tiba-tiba mati yang bisa kamu lakukan.

1. Gunakan HP Xiaomi Secara Wajar

Beberapa penyebab HP Xiaomi tiba-tiba mati adalah overheat. Panas yang berlebihan pada ponsel terjadi karena hardware bekerja dengan lebih keras untuk menjalankan software berat dalam durasi waktu yang lama. Maka dari itu, sebaiknya gunakan ponsel secara wajar yang meliputi waktu pemakaian teratur dan menjalankan aplikasi sesuai dengan kemampuan ponsel. Apabila spesifikasi ponsel rendah, jangan paksakan memainkan game atau aplikasi yang berat.

2. Hapus Aplikasi Yang Mencurigakan

Langkah kedua untuk mengatasi HP Xiaomi tiba-tiba mati adalah dengan menghapus aplikasi yang mencurigakan. Silahkan cek aplikasi apa saja yang terpasang pada ponsel dengan cara buka Setelan, kemudian pilih Aplikasi & Notifikasi, silahkan klik pada Lihat Aplikasi Semuanya. Disitu akan ada daftar seluruh aplikasi. Apabila ada yang aneh dan mencurigakan silahkan dihapus karena bisa saja itu adalah malware yang masuk pada ponsel. Silahkan gunakan aplikasi resmi yang tersedia di Playstore karena sudah dilindungi oleh Play Protec.

Baca Juga:

3. Copot Aplikasi Yang Jarang Dipakai

Mencopot aplikasi yang jarang atau bahkan tidak pernah dipakai adalah salah satu langkah untuk mengatasi masalah HP Xiaomi sering mati sendiri. Hal ini disebabkan oleh pengaruh aplikasi terhadap RAM dan memori internal. Kapasitas RAM akan semakin habis apabila banyak aplikasi berjalan. Begitu juga memori internal yang menampung datanya. Jadi silahkan hapus aplikasi yang tidak terpakai supaya kapasitas memori internal maupun RAM menjadi lebih lega.

4. Berikan Space Untuk Memori Internal

Selain uninstall aplikasi, upaya lain untuk membuat ruang penyimpanan memori internal menjadi lebih lega adalah menghapus berbagai macam file yang tidak terpakai. Dengan begini masalah HP Xiaomi sering mati sendiri bisa berkurang. Beberapa file seperti gambar dan video menjadi penyebab memori internal penuh. Terutama jika pengguna tersebut adalah seorang cewek. Sebuah file foto atau video ponsel jaman sekarang sangat besar karena spesifikasi kamera yang tinggi.

5. Lakukan Update Sistem Dengan Benar

Ketika kamu melakukan update sistem Android, pastikan kamu mengikuti setiap langkahnya dengan baik dan benar. Kesalahan dalam update sistem bisa menimbulkan crash yang berakibat pada HP Xiaomi sering mati sendiri. Apabila update sistem, gunakan jaringan internet yang cepat dan stabil. Selain itu kamu juga butuh kesabaran dalam melalui setiap tahapannya karena agak lama. Yang jelas jangan menghentikan proses apabila sudah berjalan.

6. Lakukan Reset ke Setelan Pabrik

Cara terakhir untuk mengatasi HP Xiaomi sering mati sendiri adalah melakukan reset ke setelan pabrik. Factory reset atau reset setelan pabrik sangat efektif untuk mengatasi masalah software. Semua pengaturan, file dan data akan dikembalikan seperti semula sehingga kemungkinan error pada sistem juga akan hilang. Namun sebelum melakukan reset ke setelan pabrik, kamu disarankan supaya melakukan back up semua data yang ada di memori internal terlebih dahulu.

Penutup

Itukah beberapa penyebab dan cara mengatasi HP Xiaomi sering mati sendiri yang mungkin saat ini sedang kamu alami. Solusi untuk masalah seperti ini sebenarnya cukup mudah apabila kerusakannya tidak parah. Namun jika beberapa langkah diatas tidak manjur, maka sebaiknya segera bawa ke tukang service terdekat agar segera dibenahi. Jika dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan yang jauh lebih parah.

Berbagi ke teman:

Berikan Tanggapan