6 Ciri Baterai Tanam Pada HP Android Bocor dan Rusak

Baterai adalah satu-satunya sumber energi untuk HP Android. Performa baterai sangat berpengaruh terhadap lamanya jangka waktu hidup sebuah ponsel. Semakin besar kapasitas baterai maka akan semakin besar pula daya tampung energinya yang berarti waktu hidup ponsel semakin lama. Saat ini hampir semua HP Android sudah menggunakan teknologi baterai tanam yang diklaim memiliki kinerja lebih baik dari pendahulunya.

Namun, secanggih apapun teknologi yang dipakai baterai, tetap saja masalah utamanya adalah kebocoran. Baterai yang bocor memang sangat mengkhawatirkan pengguna. Apalagi jika baterai yang dimaksud adalah jenis non-removable battery yang artinya baterai tersebut tidak bisa dilepas pasang sesuka hati. Baterai jenis ini bisanya tertanam langsung didalam ponsel sehingga jika ingin mengambilnya, HP Android harus dibongkar terlebih dahulu.

6 Ciri Baterai Tanam Pada HP Android Bocor dan Rusak

Lalu bagaimana jika baterai tanam bocor? Masalah inilah yang banyak ditakutkan oleh para pengguna HP Android dengan teknologi non-removable battery. Jika hal ini terjadi, maka untuk menggantinya harus dibawa ke tukang servis. Ya, ponselmu harus dibongkar terlebih dahulu untuk sekedar cek ataupun mengganti baterai. Satu-satunya cara untuk mencegah masalah ini terjadi adalah dengan merawatnya dengan baik.

6 Ciri Baterai Tanam HP Android Bocor dan Rusak Yang Harus Kamu Ketahui

Beberapa pengguna HP Android dengan teknologi non-removable battery kesulitan mengindentifikasi apakah terjadi kebocoran atau tidak. Biasanya masalah ini dialami oleh mereka yang sudah memiliki ponsel dalam waktu yang lama sehingga timbul kecurigaan terhadap performa baterai yang menurun. Lalu apa ciri-ciri baterai tanam HP Android bocor? Berikut ini penjelasannya.

Suhu Meningkat Secara Tidak Wajar

Pernahkah kamu mengalami kejadian dimana suhu ponsel bagian belakang terasa sangat panas padahal tidak digunakan untuk menjalankan aplikasi yang berat. Bisa saja suhu panas tersebut timbul akibat baterai tanam yang bocor. Suhu panas seperti ini terjadi sebagai akibat dari elemen baterai yang stabil dalam menampung daya. Namun suhu yang tiba-tiba panas bukan sepenuhnya disebabkan oleh baterai. Oleh karena itu perlu adanya pengecekan terlebih dahulu.

Berubah Bentuk (Menggembung)

Salah satu ciri utama baterai tanam pada HP Android bocor yang bisa kita lihat secara fisik adalah adanya perubahan bentuk. Biasanya perubahan bentuk itu berupa penggembungan di kedua sisi baterai. Penggembungan ini terjadi akibat elemen pada bagian dalam baterai mengalami kerusakan sehingga bentuknya sudah tida sama seperti sedia kala. Pada baterai tanam, ciri ini dapat kamu lihat dari fisik ponsel dimana casing bagian belakang sudah tidak rata lagi.

Baterai Tidak Stabil Saat Dicas

Pernahkah kamu mengalami indikator baterai yang terkadang menunjukkan status pengisian daya dan terkadang tidak saat dihubungkan dengan charger? Jika iya, itu merupakan gejala awal baterai tanam di HP Android milikmu bocor. Bahkan pada kasus yang paling parah, indikator baterai saat dicas mengalami naik dan turun yang tidak jelas. Baterai yang normal seharusnya akan meningkat jika di cas.

Indikator Baterai di HP Naik Turun

Ciri lain yang paling mudah kamu bisa identifikasi saat baterai tanam HP Android bocor adalah indikator baterai pada ponsel yang naik turun tidak menentu. Hal ini memang dapat dijadikan sebagai patokan karena elemen baterai tanam yang bocor tidak bisa berfungsi dengan baik. Akibatnya jumlah daya yang tersimpan didalam baterai tidak dapat terakumulasi dengan tepat.

Cepat Penuh dan Cepat Habis

Satu lagi ciri yang paling mencolok dari baterai tanam HP Android yang bocor adalah cepat penuh dan cepat habis. Maksudnya, ketika baterai diisi daya, maka indikatornya akan cepat menunjukkan penuh. Namun ketika dipakai dalam jangka waktu yang relatif pendek, indikator baterai pada ponsel menunjukkan pengurangan yang sangat cepat.

HP Hanya Bisa Dipakai Sambil Dicas

Terakhir, ini adalah ciri yang bisa dengan mudah diketahui oleh siapa saja. HP Android yang hanya bisa dipakai dengan dicas sudah bisa dipastikan bahwa baterai tanamnya tidak berfungsi dengan baik. Baterai tersebut bisa saja bocor atau rusak. Ini adalah tingkat aku dari kerusakan pada baterai. Solusinya hanya satu, kamu harus membawanya ke tukang servis untuk diganti dengan yang baru.

Tips Untuk Mencegah Baterai Tanam Bocor dan Rusak

Setelah kamu mengetahui berbagai macam ciri baterai tanam HP Android bocor atau rusak serta mengetahui berbagai macam resiko buruknya, sebaiknya kamu lebih giat untuk menjaga serta merawat baterai tanam guna mencegahnya dari kebocoran. Hal ini penting mengingat biaya untuk servisnya mahal dan beresiko karena ponsel harus dibongkar terlebih dahulu. Maka dari itu, ikuti tips untuk mencegah baterai tanam bocor berikut ini.

Jangan Dicas Sambil Digunakan

Sebagai langkah pencegahan baterai tanam HP Android bocor yang pertama adalah menghindari kebiasaan buruk untuk memakai ponsel saat digunakan. Terlebih jika kamu memakai ponsel yang sedang dicas untuk telpon, bermain game, atau menjalankan aplikasi berat lainnya. Hal ini akan membuat baterai menjadi sangat cepat rusak. Sebaiknya kamu tinggalkan kebiasaan buruk ini mulai sekarang.

Baca Juga:

Selalu Gunakan Charger Original

Selain tidak menggunakan HP Android ketika dicas, kamu juga wajib menggunakan charger original saat mengisi daya. Ingat! Hanya gunakan charger original saja ya. Charger bawaan pabrik sudah didesain sangat presisi untuk kapasitas setiap baterai. Setiap ponsel memiliki baterai dengan kapasitas yang berbeda sehingga chargernya juga desainnya berbeda.

Jangan Biarkan Baterai Habis 0%

Menurut penelitian dari batteryuniversity.com, mengisi daya baterai dalam keadaan 0% akan memperpendek usianya. Menunggu baterai hingga habis adalah hal yang salah. Sebaiknya kamu mengisi daya ketika baterai dalam keadaan 15% sampai 25%. Itulah sebab kenapa notifikasi baterai habis pada ponsel selalu muncul saat baterai tersisa 15%. Pada kondisi inilah kamu disarankan mulai mengisi daya.

Hindari Penggunaan Aplikasi Berat

Mencegah baterai tanam HP Android cepat rusak bisa kamu lakukan dengan menghindari penggunaan aplikasi berat yang menyebabkan ponsel harus bekerja keras. Aplikasi yang berat dapat membuat ponsel cepat panas. Panas inilah yang memberikan pengaruh buruk pada baterai tanam yang bisa menyebabkan kebocoran jika berakumulasi dalam jangka waktu yang lama.

Cabut Charger Ketika Sudah Penuh

Terakhir ada kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh para pengguna HP Android yaitu tidak segera mencabut charger ketika baterai sudah penuh. Hal ini dapat menyebabkan yang namanya overcharging. Dampaknya bisa membuat baterai taman lama kelamaan jadi bocor. Sebaiknya segera cabut charger ketika indikator baterai pada ponsel sudah menunjukkan status penuh.

Kesimpulan

Baterai tanam HP Android yang bocor dapat dikenali dengan berbagai macam ciri seperti yang sudah dibahas pada artikel diatas. Ini berguna supaya kamu dapat mengidentifikasi sejak dini jika masalah ini menimpamu. Namun bagi kamu yang kebocoran baterainya belum sampai parah, sebaiknya lakukan langkah pencegahan sebagaimana dijabarkan pada subtema kedua diatas. Jaga baik-baik baterai tanam ponselmu ya.

Berbagi ke teman:

Berikan Tanggapan