Jangan Dilepas! Ini 6 Bahaya Memakai Laptop Tanpa Baterai

Laptop adalah salah satu perangkat yang banyak digunakan oleh orang-orang karena tidak bisa terlepas dari berbagai macam pekerjaan seperti perkantoran, mengajar, belajar, bahkan menyelesaikan tugas sekolah atau kuliah. Dibandingkan komputer, laptop lebih banyak dipilih karena mobilitasnya yang tinggi sehingga dapat dibawa kemana-mana karena memiliki sumber energi sendiri dari baterai. Meski bisa dilepas pasang dan bahaya, namun masih ada banyak pengguna yang suka memakai laptop tanpa baterai dengan berbagai macam alasan.

Biasanya, pengguna yang sering memakai laptop tanpa baterai adalah mereka yang memiliki laptop model lama yaitu removable battery. Secara spesifik, alasan lebih mereka memilih untuk melepas baterai saat laptop saat digunakan adalah karena kinerja baterai yang memang sudah tidak optimal. Biasanya baterai yang dimaksud sudah tidak mampu menyimpan daya dalam waktu lama sehingga mudah habis saat laptop menyala. Padahal cara ini tergolong ekstrim karena dapat berbahaya untuk laptop itu sendiri.

6 Bahaya Memakai Laptop Tanpa Baterai

6 Akibat Buruk Dari Memakai Laptop Tanpa Baterai

Buat kamu yang sering melakukan kebiasaan ini, nampaknya kamu harus membaca artikel ini hingga tuntas. Walaupun terlihat aman-aman saja ketika digunakan, namun ternyata melepas baterai laptop yang sedang kamu gunakan memiliki beberapa dampak buruk yang perlu kamu ketahui. Biasanya, hal ini akan membuat beberapa komponen mengalami rusak mulai ringan hingga berat. Lalu apa saja bahaya memakai laptop tanpa baterai? Simak penjelasannya berikut ini.

Mainboard Jadi Cepat Rusak

Mainboard adalah salah satu komponen penting dalam berfungsinya seluruh hardware laptop yang lain seperti harddisk, graphic card, RAM, keyboard, monitor, dan lain sebagainya. Didalam sebuah bangunan, mainboard bisa dianalogikan sebagai pondasi yang menopang berbagai elemen pendukung seperti dinding, pintu, jendela, hingga atap. Nah, maindborad laptop sendiri memiliki kebutuhan daya yang berbeda daripada mainboard pada komputer yang bisa langsung memperoleh daya dari listrik.

Mainboard pada komputer memakai daya yang sudah dikonversi dan disesuaikan oleh alat yang bernama power supply. Selain itu, komponen ini memiliki tugas untuk menyetabilkan arus. Sedangkan pada laptop tidak ada power supply, sebagai gantinya adalah baterai. Maka dari itu, ketika kamu memakai laptop tanpa baterai akan membuat mainboard menerima arus listrik secara berlebihan bahkan tidak terkontrol. Akibatnya, lama-kelamaan mainboard akan rusak.

Menimbulkan Kerusakan Chipset

Tidak hanya mainboard yang mengalami kerusakan, namun memakai laptop tanpa baterai juga bisa membahayakan bagi berbagai chipset yang ada pada laptop. Sama seperti kasus mainboard, kerusakan ini juga disebabkan oleh arus listrik yang langsung mengalir ke komponen tanpa ada kontrol. Kondisi ini akan sangat berdampak pada chipset yang ada di processor, VGA, harddisk, RAM dan lain-lain.

Dampak kerusakan pada chipset karena memakai laptop tanpa baterai mungkin tidak akan terasa dalam waktu dekat. Akan tetapi kerusakan yang terjadi efeknya bisa terasa setelah waktu yang lama. Terlebih jika adaptor charger yang dipakai bukan yang original, maka kerusakan yang dialami oleh berbagai chipset tersebut bisa menjadi lebih cepat. Hal ini dikarenakan adaptor charger yang tidak original memiliki efektivitas dalam konversi yang tidak baik.

Fungsi Inverter Dapat Terganggu

Salah satu komponen laptop yang berfungsi untuk melakukan pengaturan terhadap tegangan listrik yang masuk adalah inverter. Arus listrik yang masuk disaring dan dikonversi sesuai dengan kebutuhan laptop. Sedangkan letak dari inverter ini adalah didalam baterai laptop itu sendiri. Jadi ketika kamu memakai laptop tanpa baterai, maka komponen yang sangat penting dalam melakukan kontrol daya ini menjadi tidak bekerja dengan baik.

Secara logika, jika kamu memakai laptop tanpa baterai maka arus listrik yang terhubung dari charger akan langsung diteruskan ke seluruh hardware laptop seperti mainboard, harddisk, VGA, RAM, monitor dan lain sebagainya. Akibatnya, seluruh aliran listrik yang terdistribusi ini tidak stabil. Dampak buruk dari kondisi ini dapat membuat beberaoa hardware mati. Lebih parahnya lagi, hal ini bisa menimbulkan konsleting yang memicu kebakaran.

Rawan Terjadi Konsleting Pada Hardware

Seperti yang sudah di bahas di beberapa poin diatas bahwa memakai laptop tanpa baterai akan memicu fungsi yang tidak maksimal dari beberapa komponen. Salah satunya adalah inverter yang ada pada baterai itu sendiri. Hal ini bisa menimbulkan konsleting pada hardware yang teraliri arus listrik tidak stabil. Konsleting pada hardware bisa dibilang sebagai dampak yang paling berbahaya. Karena dapat mengakibatkan terjadinya percikan api yang bisa menyebabkan laptop terbakar.

Langsung Mati Saat Listrik Padam

Salah satu hal yang paling ditakutkan pada saat memakai laptop tanpa baterai adalah ketika listrik padam. Kenapa? Karena pada saat listrik padam, laptop yang baterainya dilepas akan mati secara mendadak. Matinya arus secara tiba-tiba akan berdampak buruk pada seluruh hardware yang ada di laptop. Karena pada pada dasarnya, komponen laptop dan komputer tidak boleh mati secara mendadak karena akan rusak.

Ketika hal ini terjadi, maka dampak kerusakan tersebut tidak langsung bisa kamu rasakan setelah sekali atau dua kali, namun akan sangat terasa setelah beberapa kali. Seperti yang kita ketahui bahwa kejadian listrik padam tidak pernah bisa kita prediksi. Terlebih jika ada gangguan pada jalur listrik yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Maka dari itu baterai menjadi satu-satunya penjaga yang dapat membuat laptop tetap hidup ketika listrik padam.

Baca Juga:

File Yang Sudah Dikerjakan Tidak Tersimpan

Terakhir, bahaya memakai laptop tanpa baterai yang akan langsung kamu rasakan adalah pekerjaan yang sudah kamu kerjakan tidak bisa tersimpan alias hilang. Meski beberapa software memiliki kemampuan auto back up, namun ketika kondisi laptop yang tiba-tiba mati sistem penyimpanan otomatis itu bisa tidak berfungsi. Software tidak akan siap ketika laptop terjadi mati mendadak.

Mati mendadak seperti ini biasanya disebabkan oleh mati listrik, kabel putus, atau colokan yang tidak sengaja terlepas. Karena tidak ada baterai, maka tidak akan ada back up daya sehingga laptop akan langsung mati. Kondisi ini akan membuat kesal karena pekerjaan yang sudah capek-capek dikerjakan malah hilang begitu saja. Akibatnya, kamu harus memulai mengerjakan dari awal lagi. Artinya, disini kamu akan rugi tenaga dan waktu karena mengerjakan satu pekerjaan sebanyak dua kali.

Lalu, Bolehkan Kita Memakai Laptop Tanpa Baterai?

Setelah membaca dan mencermati betapa bahaya memakai laptop tanpa baterai, nampaknya kamu akan tahu jawabannya. Ya betul, sebaiknya jangan menggunakan laptop ketika baterai dilepas karena akan langsung menimbulkan kerusakan pada hardware laptop itu sendiri. Terlebih, tidak adanya baterai yang berfungsi sebagai alat back up daya dapat menimbulkan laptop mati mendadak ketika arus dari charger terputus. Bisa karena mati listrik, kabel putus atau colokan yang terlepas.

Penutup

Itulah beberapa penjelasan mengenai bahaya memakai laptop tanpa baterai yang harus kamu ketahui. Memang sih, meski memiliki baterai namun laptop juga bisa digunakan meski baterai tersebut sudah dilepas. Namun kondisi ini akan membuat akibat yang ditimbulkan menjadi berbeda. Tentu saja laptop yang digunakan tanpa baterai akan lebih beresiko besar mengalami kerusakan secara fisik. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa arus listrik dari adaptor akan langsung mengalir ke berbagai harware mulai dari mainbord hingga chipset yang sangat rawan terhadap konsleting.

Berbagi ke teman:

Berikan Tanggapan